Misteri Kematian Michael Jackson


Michael JacksonKontroversi mengenai kematian Michael Jackson saat ini sangat heboh diperbincangan di media televisi maupun media cetak. Kabar yang beredar mengenai penyebab kematiannya pun dimulai dari penyakit jantung, cardiac arrest dan lain-lain. Michael Jackson pun dikabarkan telah menjadi seorang muslim pada tahun 2008 dan telah berganti nama. Berikut ulasan singkat mengenai Misteri kematian Michael Jackson. ~ Ini merupakan transkip rekaman perbincangan di kediaman jacko, pukul 02:21 WIB. Sesaat sebelum Micahel Jackson tidak tertolong lagi di UCLA Medical Center.

Operator: Dinas pemadam kebakaran dan paramedis 33. Di mana alamat pemohon bantuan?

Penelepon: Ya, saya membutuhkan bantuan ambulans secepat mungkin.

Operator: Baiklah, Pak. Di mana alamatnya?

Penelepon: Alamatnya 100 North Carolwood Drive, Los Angeles, California, 90077.

Operator: Carolwood?

Penelepon: Ya, Carolwood Drive

Operator: Baik, Pak. Berapa nomor telepon rumahnya?

Penelepon: (sengaja tidak dipublikasikan)

Operator: Apa yang sebenarnya telah terjadi?

Penelepon: Kami bersama seorang pria yang membutuhkan bantuan dan tidak bernapas. Ia tidak bernapas dan kami sedang mencoba menekan dadanya, tetapi tidak berhasil. Ia tidak bernapas.

Operator: OK, berapa usianya?

Penelepon: 50 tahun, Pak.

Operator: 50? OK, ia tidak bernapas? Tidak sadarkan diri.

Penelepon: Tidak, ia tidak bernapas. Ia tidak sadarkan diri, Pak.

Operator: Apakah kamu membaringkannya di lantai? Di mana dia sekarang?

Penelepon: Ia terbaring di tempat tidur, Pak.

Operator: Baringkan ia di lantai. Orang-orang kami sedang menuju ke lokasi. Saya akan berupaya maksimal membantu kamu melalui telepon. Orang-orang kami sudah dalam perjalanan. Apakah ada yang merawatnya?

Penelepon: Ya, telah ada seorang dokter pribadi yang merawatnya, Pak.

Operator: Oh, jadi sudah ada dokter di sana?

Penelpon: Ya, tetapi pria itu tidak bereaksi dengan perawatan yang diberikan. Ia tidak merespons CPR atau bantuan perawatan lainnya.

Operator: Oh, baiklah, orang-orang kami sedang menuju ke sana. Apabila pria itu mendapatkan perawatan CPR dan berada dalam instruksi seorang dokter, maka dokter itu mempunyai otoritas lebih tinggi dari saya (dalam memberikan perawatan). Apakah ada orang lain yang melihat apa yang terjadi dengan diri korban?

Penelepon: Tidak ada, hanya dokter itu saja, Pak. Dokter itu hanya satu-satunya orang yang ada di tempat (saat kejadian).

Operator: OK, jadi dokter menyaksikan apa yang terjadi?

Penelepon: Dokter, apakah Anda menyaksikan apa yang terjadi tadi? (Penelepon berbicara di balik telepon dengan kata-kata yang tidak jelas terdengar)

Penelepon: Pak, tolonglah bantu kami (dengan nada cemas).

Operator: Orang-orang kami dalam perjalanan. Saya baru menyampaikan informasi yang dikumpulkan tadi ke tenaga paramedis yang berada dalam perjalanan menuju ke lokasi, Pak. Penelepon: Terima kasih, Pak. Dokter sedang menekan dadanya, tetapi ia tidak memberikan respons apa-apa. Tolonglah.

Operator: OK, OK. Orang-orang kami sedang menuju sana. Orang-orang kami tinggal satu mil lagi dari Cedars dan tak lama lagi tiba di tempat. (Sumber : http://www.shaleholic.com/perjalanan-hidup-michael-jackson/)

Michael Jackson pun telah sempat dilarikan UCLA Medical Center, namun dia tetap tidak tertolong. Michael Jackson dikabarkan meninggal akibat serangan jantung. Banyak media yang mengabarkan bahwa dia meninggal akibat “cardiac arrest” (jantung yang mendadak berhenti). Menurut Douglas Zipes, MD, mantan Presiden The American College of Cardiology, cardiac arrest tidak sama dengan serangan jatung, tetapi Cardiac arrest mungkin terjadi karena serangan jantung. Berikut pengertian mengenai Apa itu Cardiac Arrest dan Penyebab terjadinya.

“Berdasarkan data American Heart Association, 90 persen kasus cardiac arrest terjadi akibat penyumbatan pada sekurang-kurangnya dua cabang arteri koroner. “Cardiac arrest adalah gangguan pada ritme jantung pada bilik jantung, yakni ventricles, berdenyut terlalu cepat dan tidak teratur, yakni 4 – 600 kali per menit,” kata Zipes. Penyebabnya adalah kekacuan arus listrik jantung. Akibatnya, dinding bilik jantung hanya bergetar dan tidak mampu memompa darah sehingga terjadi kegagalan organ-organ vital. Kekacauan arus listrik pada jantung, menurut Zipes, disebut juga dengan ventricular fibrillation. CPR atau teknik pemulihan denyut jantung dan pernapasan merupakan tindakan pertama untuk memulihkan irama dan frekuensi normal bilik jantung. Bila belum menguasai CPR, pertolongan pertama pada cardiac arrest adalah menekan tulang dada sedalam lima sentimeter (pada orang dewasa) sebanyak seratus kali per menit. Namun, jantung harus segera mendapat alat kejut listrik yang disebut dengan defibrillator yang biasanya hanya ada di rumah sakit. Menurut Zipes, 30-50 persen pasien cardiac arrest tidak mengalami gejala gangguan jantung. “Anda bisa saja tak pernah merasa sakit di bagian dada, sulit bernapas, atau napas pendek-pendek. Intinya, tak ada tanda-tanda bahaya yang dialami,” katanya. Mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau ada anggota keluarga yang pernah meninggal mendadak perlu mewaspadai terjadinya cardiac arrest. Upaya pencegahan lain adalah dengan menjalankan gaya hidup sehat dan rutin berolahraga.” (sumber : http://iwansusanto.com/apakah-penyakit-cardiac-arrest-itu.htm)

  1. sedang membayangkan bila tiba-tiba jantung ini berhenti berdegup, entah sat kita tidur, makan, mandi, atau belajar,,,

    hidup ini hanyalah kuasa-Nya,,mari kontribusikan sebaik2nya,,

    teriring doa untuk Michael semoga dilapangkan kuburnya tapi sebenarnya ada satu tokoh Islam lagi yang meninggal pada waktu hampir bersamaan dengn Michael tapi tidak mendapat respon segegap gempita respon umat Islam ke Michael, dia adalah Fathi Yakan, semoga Allah selalu merahmati-Nya

    • Hafidh
    • June 30th, 2009

    yup, betul sekali jay, mari manfaatkan waktu kita sebaik-baiknya untuk kehidupan baik itu didunia maupun diakhirat karena kita tidak tahu kapan kematian akan datang menjemput kita.

    Saya juga telah mendengar kematian salah seorang ulama besar tersebut. Oleh karena itu marilah kita juga ikut mendoakan beliau.

  2. tulisanmu sangat menyeluruh fidh. bagus!

    sebenarnya ada yang aneh, kenapa si penelpon sengaja menymbunyikan nomer telponnya, ya? disamping, kenapa si penelpon musti nanya ke dokter apakah sang dokter berada di samping Jacko ketika serangan jantung tiba? banyak msteri disana. tapi, apapun itu,

    nice inpo, gan!!

  3. wah … enak ni baca2 baca gaya hidup …

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: