Konsep Object Oriented di Bahasa Pemrograman Java


Object Oriented (Berorientasi Obek) merupakan salah satu teknik/konsep yang digunakan di dalam Bahasa Pemrograman. Konsep/teknik ini digunakan karena memiliki kemudahan dalam pengembangan program/aplikasi oleh programmer lain nantinya. Tentunya Anda akan mengetahui mengenai hal ini ketika anda telah mengetahui Apa itu OO lebih lanjut, serta konsep-konsep dasar yang dianutnya.

Pada OO concept, istilah Object dan Class adalah istilah yang harus anda ketahui. Class dapat diibaratkan sebagai Blue Print sedangkan Object dapat diibaratkan dengan hasil yang diwujudkan dari Blue Print tersebut. Analogi lainnya misalkan, Class Manusia, contoh Objectnya adalah Bapak Budi, Ibu Yanti, dan sebagainya. Contoh lainnya misalnya ada seorang arsitek yang ingin membuat Jembatan Layang (Jembatan Layang merupakan Object) maka sebelumnya ia harus membuat rancangan Jembatan (Rancangan ini merupakan Class). Di dalam suatu class ada istilah Constructor dan Method.

Contoh source code :

public class Mobil{

//constructor

Mobil(){}

//method

public void jalan(){

System.out.println(“mobil berjalan”);

}

//method ini dipanggil ketika program di run

public static void main(String[] args){

Mobil ObjectMobil = new Mobil(); //membuat objek mobil

ObjectMobil.jalan(); //menjalankan method mobil

}

}

Hal yang menarik dari OO (Object Oriented) adalah konsep-konsep yang ada didalamnya seperti Abstraction, Modularity, Encapsulation, Inheritance, dan Polymorphism.

Pada kesempatan ini saya hanya akan menjelaskan mengenai Inheritance. Inheritance merupakan konsep dimana suatu Class dapat diturunkan dari Class lain. Namun Bahasa Pemrograman Java tidak mendukung multiple inheritance untuk Class. Misalnya : Anak merupakan turunan dari Orang tuanya. Ada sifat-sifat dari orang tua yang diturunkan kepada sang anak.

Contoh Source Code pada program:

public class Main{

public static void main(String[] args){

Anak anakBudi = new Anak(); //membuat Objek anak

System.out.println(“sifat sang anak :”+anakBudi.sifat);

System.out.print(“sifat sang anak hasil turunan dari orang tua :”);

anakBudi.kebiasaanOrtu();

System.out.print(“sifat sang anak sesungguhnya :”);

anakBudi.kebiasaanAnak();

}

}

class Orang_Tua{

String sifat= “baik hati”; //misalkan sifat dari orang tua pasti baik hati

Orang_Tua(){}

public void kebiasaanOrtu(){ //method yang dimiliki orang tua

System.out.println(“suka ngemil”);

}

}

class Anak extends Orang_Tua{ //class anak yang merupakan turunan dari class Orang_Tua

Anak(){}

public void kebiasaanAnak(){ //kebiasaan sang anak

System.out.println(“bermain game”);

}

}

Hasil keluaran

sifat sang anak :baik hati

sifat sang anak hasil turunan dari orang tua :suka ngemil

sifat sang anak sesungguhnya :bermain game

Suatu class yang meng-extends class lain maka super class-nya/parent class-nya  akan menurunkan variable-variable yang bersifat public dan protected. Parent Class akan menurunkan method-method yang tidak bersifat private.

Sekian Tutorial dari saya, semoga bermanfaat

  1. Nice inpo gan ! :-)

  2. class Hafidh extends Anak{ //class hafidh yang merupakan turunan dari class Anak

    Anak(){}

    public void kebiasaanAnak(){ //kebiasaan sang anak

    System.out.println(”bermain Torpia”);

    }

    }

    • Hafidh
    • June 12th, 2009

    @fajar,
    waduh berarti bokap gw suka maen torpia dong trus diturunin ke gw,, hehe…

  3. jago. awas, mishbah susul!!!!!!

    langsung tancap gas belajar JAVA!!!!

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: